KampusFiksi Writing Challenge #Day3: 5 Hal yang Ingin Dicapai Tahun Ini



Tahun ini, saya sengaja tidak membuat resolusi. Hanya ingin mencoba sesuatu yang berbeda dari tahun sebelumnya. Karena saya sedang mengurangi apa-apa yang tidak saya nikmati sebelumnya. Tapi, challenge ini justru menyuruh saya membuat lima “resolusi”. Maka, saya mulai memikirkan dan membuatnya. Dan, hanya ini yang bisa saya buat.
1.    Lebih mencintai Tuhan
Adakalanya saya menikmati shalat saya. Merasa berbicara dengan Tuhan saat itu. Menyerahkan segalanya pada Tuhan. Tidak mencemaskan banyak hal dalam hidup. Kemudian saya mendapatkan ketenteraman hati yang sangat nikmat. Tapi, adakalanya saya shalat dengan tergesa-gesa karena merasa ditunggu murid les. Saat dalam keadaan seperti itu, ketenteraman saya dalam hidup akan berkurang. Saya menjadi orang yang memikirkan atau mencemaskan banyak hal. Hingga lupa bahwa semua itu harus diserahkan pada Tuhan Yang Mahakuasa. Saya tahu, yang namanya iman itu naik-turun. Seperti hati yang mudah terbolak-balik. Tapi, saya berharap bisa lebih banyak mencintai Tuhan. Lebih dari tahun sebelumnya.
2.    Tidak banyak malas
Satu hal yang ingin saya capai setiap hari dan sepanjang tahun adalah mengurangi rasa malas. Setiap hari dan sepanjang tahun, yang ingin saya ingat di kepala adalah kata jangan malas. Kata itu juga yang ingin saya bisikkan ke hati, kemudian saya genggam.
3.    Berani memulai tanpa memikirkan kesempurnaan
Saya ini cukup perfeksionis dan tidak mau memulai sesuatu jika hasilnya tidak sempurna. Tahun ini, saya menyadarinya dan tidak ingin mengulaginya. Saya sudah lelah menyesal karena tidak menghasilkan apa pun—bahkan sesuatu yang tidak sempurna. Saya sudah lelah tidak berani mencoba karena merasa bukan ahlinya. Tahun ini, saya ingin mencoba dan ingin berusaha. Lebih mengeluarkan kemampuan daripada memikirkan kemampuan saya.
4.    Mempertahankan orang-orang di sekitar
Saya bukan orang terbaik dalam menjaga hubungan—pertemanan. Ada saatnya, saya merasa “stress” karena banyak pikiran, hingga memilih untuk tidak bersosialisasi dengan mereka. Atau berpikir bahwa sekedar ngobrol basa-basi dengan teman yang berjauhan itu tidak begitu penting. Sesekali menghubungi mereka untuk bertanya kabar juga tidak begitu penting. Padahal, itu satu-satunya jalan komunikasi. Karena sudah tidak bisa tatap muka langsung. Lalu, yang saya dapatkan adalah kehilangan. Saya tidak ingin mengulanginya lagi.
5.    Lebih membahagiakan diri dan orang-orang tersayang
Seperti yang sebelumnya saya bilang, saya ingin lebih menikmati. Maka, yang bisa dilakukan adalah lebih banyak membahagiakan diri sendiri. Membebaskan diri untuk melakukan apa-apa yang disukai. Membebaskan mental dari dugaan pandangan orang lain, agar tidak ada beban. Kemudian, mulai membahagiakan orang-orang di sekitar. Saya ikut bahagia ketika mereka bahagia karena saya. Dan, saya baru menyadari ini.
Hanya itu yang bisa saya tuliskan sebagai “resolusi”. Ngomong-ngomong, saya merasa lebih nyaman menulis resolusi semacam ini. :-)


0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger templates

Google+ Followers