Menghujanimu. . .

Menghujanimu dengan doa adalah caraku mencintai. Boleh jadi suatu saat nanti kau akan mengerti. Tapi mungkin juga tidak sama sekali. Tentu saja aku tak pernah kecewa. Rasa yang membuatku bahagia, tak hanya kebersamaan seperti yang lain.
Adakalanya rindu tak pernah mau diajak berdamai. Satu tetes dua tetes air mata pasti pernah turun. Bukan karena Tuhan tak mengijinkan waktu mempertemukan. Tapi karena memendam adakalanya sangat menjemukan, sangat menyakitkan. Kau tak pernah tahu kapan hatiku merindu. Karena aku hanya membisikannya lirih pada angin sepertiga malam.
Menghujanimu dengan marah hanyalah caraku menyayangi. Adakalanya kau sangat membenci. Namun semua akan indah ketika kau bisa memetik bintang di langit. Sekalipun itu tanpa aku.

putri9293

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger templates

Google+ Followers